Buruan! Disnakkan Grobogan Gelar Vaksinasi PMK Gratis, Sasar 40 Ribu Ternak
Oleh: Administrator
Friday, 17 April 2026 17:00
54 kali dibaca
Foto: KabarGrobogan/Redaksi
Grobogan, Jawa Tengah - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Grobogan menggelar akselerasi vaksinasi untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ribuan hewan ternak. Langkah preventif ini menjadi prioritas utama menjelang momentum Idul Adha 1447 Hijriah.
Pemerintah Kabupaten Grobogan telah mengalokasikan 40.000 dosis vaksin untuk melindungi hewan ternak dari ancaman PMK. Sasaran vaksinasi mencakup berbagai jenis ternak, mulai dari sapi, kerbau, kambing, hingga domba milik warga di seluruh pelosok daerah.
Kabid Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Disnakkan Grobogan, Andreas Iwan Suseno, menegaskan bahwa tim di lapangan bekerja secara simultan untuk menjangkau titik-titik peternakan. "Vaksinasi ini sudah kita laksanakan setelah Lebaran, bukan hanya menjelang Idul Adha saja, tetapi selama tahun 2026 dan target kami 40 ribu dosis," jelas Andreas pada Jumat, 17 April 2026.
Hingga Rabu malam, 15 April 2026, tim medis telah berhasil menyuntikkan hampir seribu dosis vaksin kepada hewan ternak milik peternak di Kabupaten Grobogan. "Per Rabu 15 April 2026 malam, sudah hampir seribu dosis diberikan kepada penerima manfaat yakni hewan ternak yang ada di Kabupaten Grobogan," ungkap Andreas merinci capaian tersebut.
Disnakkan menekankan bahwa seluruh rangkaian pemberian vaksin ini merupakan program pemerintah yang tidak membebani biaya apapun kepada para peternak. Masyarakat bisa mendapatkan akses ini dengan mudah melalui koordinasi perangkat desa setempat. "Ini gratis ya (vaksin), surat sudah kami kirimkan ke Kecamatan dan Desa. Petugas Puskeswan koordinasi dengan pihak desa dan/atau Kelompok Tani Ternak untuk pelaksanaan vaksinasi," tambah Andreas.
Petugas pelayanan dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) proaktif mendatangi langsung lokasi kandang milik warga. Sistem jemput bola ini sengaja diterapkan untuk memudahkan para pemilik ternak. "Sekali lagi saya tegaskan, vaksinasi PMK ini gratis, untuk semua ternak, baik sapi, kambing, domba dan kerbau. Jumlahnya tidak dibatasi," ujar Andreas dengan nada tegas.
Meski demikian, Andreas memberikan catatan bahwa tidak semua hewan bisa langsung menerima suntikan vaksin saat petugas datang. Ada prosedur pemeriksaan kesehatan ketat yang harus dilalui setiap ekor ternak sebelum jarum suntik menembus kulit mereka. "Tapi syaratnya harus dengan pemeriksaan lebih dulu, apakah layak vaksin atau tidak. Untuk ternak bunting atau sakit memang tidak bisa divaksin," imbuh Andreas menjelaskan protokol medisnya.
Selain fokus pada vaksinasi, Disnakkan Grobogan juga mengintensifkan program pemeriksaan kesehatan keliling yang dikenal dengan istilah Healing. Program ini menyasar pasar-pasar hewan dan peternakan skala besar di wilayah tersebut. Sejauh ini, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kabar baik bagi para calon pembeli hewan kurban. Petugas belum menemukan adanya indikasi penyakit menular yang membahayakan populasi ternak di Grobogan.
Pemerintah Kabupaten Grobogan telah mengalokasikan 40.000 dosis vaksin untuk melindungi hewan ternak dari ancaman PMK. Sasaran vaksinasi mencakup berbagai jenis ternak, mulai dari sapi, kerbau, kambing, hingga domba milik warga di seluruh pelosok daerah.
Kabid Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Disnakkan Grobogan, Andreas Iwan Suseno, menegaskan bahwa tim di lapangan bekerja secara simultan untuk menjangkau titik-titik peternakan. "Vaksinasi ini sudah kita laksanakan setelah Lebaran, bukan hanya menjelang Idul Adha saja, tetapi selama tahun 2026 dan target kami 40 ribu dosis," jelas Andreas pada Jumat, 17 April 2026.
Hingga Rabu malam, 15 April 2026, tim medis telah berhasil menyuntikkan hampir seribu dosis vaksin kepada hewan ternak milik peternak di Kabupaten Grobogan. "Per Rabu 15 April 2026 malam, sudah hampir seribu dosis diberikan kepada penerima manfaat yakni hewan ternak yang ada di Kabupaten Grobogan," ungkap Andreas merinci capaian tersebut.
Disnakkan menekankan bahwa seluruh rangkaian pemberian vaksin ini merupakan program pemerintah yang tidak membebani biaya apapun kepada para peternak. Masyarakat bisa mendapatkan akses ini dengan mudah melalui koordinasi perangkat desa setempat. "Ini gratis ya (vaksin), surat sudah kami kirimkan ke Kecamatan dan Desa. Petugas Puskeswan koordinasi dengan pihak desa dan/atau Kelompok Tani Ternak untuk pelaksanaan vaksinasi," tambah Andreas.
Petugas pelayanan dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) proaktif mendatangi langsung lokasi kandang milik warga. Sistem jemput bola ini sengaja diterapkan untuk memudahkan para pemilik ternak. "Sekali lagi saya tegaskan, vaksinasi PMK ini gratis, untuk semua ternak, baik sapi, kambing, domba dan kerbau. Jumlahnya tidak dibatasi," ujar Andreas dengan nada tegas.
Meski demikian, Andreas memberikan catatan bahwa tidak semua hewan bisa langsung menerima suntikan vaksin saat petugas datang. Ada prosedur pemeriksaan kesehatan ketat yang harus dilalui setiap ekor ternak sebelum jarum suntik menembus kulit mereka. "Tapi syaratnya harus dengan pemeriksaan lebih dulu, apakah layak vaksin atau tidak. Untuk ternak bunting atau sakit memang tidak bisa divaksin," imbuh Andreas menjelaskan protokol medisnya.
Selain fokus pada vaksinasi, Disnakkan Grobogan juga mengintensifkan program pemeriksaan kesehatan keliling yang dikenal dengan istilah Healing. Program ini menyasar pasar-pasar hewan dan peternakan skala besar di wilayah tersebut. Sejauh ini, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kabar baik bagi para calon pembeli hewan kurban. Petugas belum menemukan adanya indikasi penyakit menular yang membahayakan populasi ternak di Grobogan.
Berita Terkait
Populer Hari Ini
Konten Berujung Pidana: Kreator Asal Grobogan Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka
Grobogan
22 Apr 2026
Rupiah Terkapar: Kedigdayaan Dolar AS Paksa Mata Uang Garuda "Tiarap" ke Level Terendah
Grobogan
24 Apr 2026
Penyelundupan Besar Digagalkan: Puluhan Mobil dan Motor Ilegal Tujuan Timor Leste Disita di Semarang
Grobogan
23 Apr 2026
77 Dapur MBG di Grobogan Langgar SOP, Terancam Disetop dan Kehilangan Insentif Jutaan Rupiah
Grobogan
14 May 2026
Maling Asal Sukolilo Pati Gagal Beraksi di Grobogan Usai Dicegat Warga
Grobogan
22 Apr 2026