Talud Jembatan di Pati Ambrol, Warga Waswas Akses Satu-satunya Terputus
Oleh: Administrator
Monday, 16 February 2026 17:00
39 kali dibaca
Foto: KabarGrobogan/Redaksi
Pati, Jateng - Talud penyangga jembatan satu-satunya menuju Perumahan Metaraman Jaya, Desa Metaraman, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, ambrol sepekan terakhir. Warga setempat kini waswas jembatan vital tersebut ikut ambrol dan memutus akses puluhan keluarga.
Pantauan di lokasi, Senin (16/2/2026), talud sepanjang 30 meter dengan ketinggian 10 meter ambrol akibat terkikis longsor. Kondisi ini mengkhawatirkan warga karena belum ada upaya perbaikan selama seminggu terakhir.
Hardi, warga Metaraman, menuturkan kerusakan talud sudah terjadi beberapa minggu lalu. Awalnya hanya bagian bawah yang tergerus air, namun curah hujan tinggi pekan lalu membuat talud ambrol total.
"Awalnya rata, lalu saat hujan deras terjadi longsor bagian bawah dulu. Talud jadi tergantung, kemudian sekitar seminggu kemudian ada air deras lagi dan talud itu turun serta longsor," jelas Hardi.
Ia khawatir kerusakan makin parah dan mengancam puluhan keluarga yang tinggal di perumahan tersebut. "Kalau dibiarkan lama-lama jembatan ini akan putus dan mengganggu aktivitas puluhan rumah warga," ujarnya.
Ketua RT 1 RW 1 Desa Metaraman, Narwi, mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa dan dinas terkait. Namun respons yang diterima adalah menunggu musim kemarau untuk perbaikan.
"Sudah lapor ke dinas, tanggapannya tunggu musim kemarau pas nggak hujan. Kalau nggak diperbaiki, ini malah tambah parah seperti sekarang," kata Narwi.
Narwi menambahkan, ada 78 kartu keluarga yang tinggal di perumahan tersebut. Jika talud makin rusak dan jembatan ambrol, warga terancam terisolasi karena ini akses satu-satunya.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pati, Ahmad Qosim, menyatakan sudah mendapat laporan. Pihaknya berencana memperbaiki talud dengan metode sharing dana antara pengembang dan pemerintah desa.
"Sudah dibahas dan akan diperbaiki. Nunggu waktu selagi tidak hujan lebat," kata Qosim.
Pantauan di lokasi, Senin (16/2/2026), talud sepanjang 30 meter dengan ketinggian 10 meter ambrol akibat terkikis longsor. Kondisi ini mengkhawatirkan warga karena belum ada upaya perbaikan selama seminggu terakhir.
Hardi, warga Metaraman, menuturkan kerusakan talud sudah terjadi beberapa minggu lalu. Awalnya hanya bagian bawah yang tergerus air, namun curah hujan tinggi pekan lalu membuat talud ambrol total.
"Awalnya rata, lalu saat hujan deras terjadi longsor bagian bawah dulu. Talud jadi tergantung, kemudian sekitar seminggu kemudian ada air deras lagi dan talud itu turun serta longsor," jelas Hardi.
Ia khawatir kerusakan makin parah dan mengancam puluhan keluarga yang tinggal di perumahan tersebut. "Kalau dibiarkan lama-lama jembatan ini akan putus dan mengganggu aktivitas puluhan rumah warga," ujarnya.
Ketua RT 1 RW 1 Desa Metaraman, Narwi, mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa dan dinas terkait. Namun respons yang diterima adalah menunggu musim kemarau untuk perbaikan.
"Sudah lapor ke dinas, tanggapannya tunggu musim kemarau pas nggak hujan. Kalau nggak diperbaiki, ini malah tambah parah seperti sekarang," kata Narwi.
Narwi menambahkan, ada 78 kartu keluarga yang tinggal di perumahan tersebut. Jika talud makin rusak dan jembatan ambrol, warga terancam terisolasi karena ini akses satu-satunya.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pati, Ahmad Qosim, menyatakan sudah mendapat laporan. Pihaknya berencana memperbaiki talud dengan metode sharing dana antara pengembang dan pemerintah desa.
"Sudah dibahas dan akan diperbaiki. Nunggu waktu selagi tidak hujan lebat," kata Qosim.
Berita Terkait
Populer Hari Ini
Konten Berujung Pidana: Kreator Asal Grobogan Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka
Grobogan
22 Apr 2026
Rupiah Terkapar: Kedigdayaan Dolar AS Paksa Mata Uang Garuda "Tiarap" ke Level Terendah
Grobogan
24 Apr 2026
Penyelundupan Besar Digagalkan: Puluhan Mobil dan Motor Ilegal Tujuan Timor Leste Disita di Semarang
Grobogan
23 Apr 2026
77 Dapur MBG di Grobogan Langgar SOP, Terancam Disetop dan Kehilangan Insentif Jutaan Rupiah
Grobogan
14 May 2026
Maling Asal Sukolilo Pati Gagal Beraksi di Grobogan Usai Dicegat Warga
Grobogan
22 Apr 2026