Balita 3 Tahun Hilang di Saluran Irigasi di Grobogan, Polisi Masih Pencari
Oleh: Administrator
Thursday, 02 April 2026 19:00
43 kali dibaca
Foto: KabarGrobogan/Redaksi
Seorang balita berusia tiga tahun bernama Miftahurrahman Al Kahfi dilaporkan hilang diperkirakan tenggelam di aliran irigasi di Dusun Terkesi Selatan, RT 3 RW 1, Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, pada hari Kamis (2 April 2026) sekitar pukul 12.00.
Kepala Seksi Humas Polres Grobogan, Ir. Arif Suryanto, menyatakan bahwa pencarian dimulai setelah laporan hilang dan hingga kini belum menghasilkan temuan. Aktivitas pencarian dipimpin bersama warga, dengan fokus di kanal irigasi yang berada di depan rumah korban.
Korban merupakan saudara dekat Rhama Praditya, laki‑laki berusia 19 tahun yang sebelumnya ditemukan tewas tenggelam di jalur irigasi di Dusun Taban, Desa Jenengan, Kecamatan Klambu. Kedua kejadian terjadi dalam waktu singkat dan menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat setempat.
Sebelumnya, Rhama Praditya diperkirakan tewas sekitar pukul 09.20 WIB setelah saksi melaporkan terdengar teriakan dan melihat kepala seseorang yang mengapung di aliran. Lokomotif motor Honda Vario berwarna hitam dengan nomor plat K‑4674‑LZ, yang diperkirakan milik korban, juga ditemukan di sekitar lokasi.
Pemeriksaan tubuh korban tidak menunjukkan tanda kekerasan fisik selain memar kecil pada bagian atas kepala, diperkiraan disebabkan oleh tumbukan. Tidak ada bukti penyerangan atau cedera lain yang ditemukan, sehingga penjelasan kecelakaan masih menjadi fokus pencarian.
Kepala Seksi Humas Polres Grobogan, Ir. Arif Suryanto, menyatakan bahwa pencarian dimulai setelah laporan hilang dan hingga kini belum menghasilkan temuan. Aktivitas pencarian dipimpin bersama warga, dengan fokus di kanal irigasi yang berada di depan rumah korban.
Korban merupakan saudara dekat Rhama Praditya, laki‑laki berusia 19 tahun yang sebelumnya ditemukan tewas tenggelam di jalur irigasi di Dusun Taban, Desa Jenengan, Kecamatan Klambu. Kedua kejadian terjadi dalam waktu singkat dan menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat setempat.
Sebelumnya, Rhama Praditya diperkirakan tewas sekitar pukul 09.20 WIB setelah saksi melaporkan terdengar teriakan dan melihat kepala seseorang yang mengapung di aliran. Lokomotif motor Honda Vario berwarna hitam dengan nomor plat K‑4674‑LZ, yang diperkirakan milik korban, juga ditemukan di sekitar lokasi.
Pemeriksaan tubuh korban tidak menunjukkan tanda kekerasan fisik selain memar kecil pada bagian atas kepala, diperkiraan disebabkan oleh tumbukan. Tidak ada bukti penyerangan atau cedera lain yang ditemukan, sehingga penjelasan kecelakaan masih menjadi fokus pencarian.
Berita Terkait
Populer Hari Ini
Konten Berujung Pidana: Kreator Asal Grobogan Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka
Grobogan
22 Apr 2026
Rupiah Terkapar: Kedigdayaan Dolar AS Paksa Mata Uang Garuda "Tiarap" ke Level Terendah
Grobogan
24 Apr 2026
Penyelundupan Besar Digagalkan: Puluhan Mobil dan Motor Ilegal Tujuan Timor Leste Disita di Semarang
Grobogan
23 Apr 2026
77 Dapur MBG di Grobogan Langgar SOP, Terancam Disetop dan Kehilangan Insentif Jutaan Rupiah
Grobogan
14 May 2026
Maling Asal Sukolilo Pati Gagal Beraksi di Grobogan Usai Dicegat Warga
Grobogan
22 Apr 2026